Sabtu, 05 Oktober 2013

Kegiatan dalam Mengembangkan Sistem Informasi

Sistem Informasi  adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.

Terdapat beberapa definisi mengenai pengembangan sistem informasi diantaranya adalah :
  • Aktifitas untuk menghasilkan sistem informasi berbasis computer untuk menyelesaikan permasalahan (problem) organisasi atau memanfaatkan kesempatan (opportunities) yang timbul.
  • Kumpulan kegiatan para analis sistem , perancang , dan pemakai yang mengembangkan dan mengimlementasikan sistem informasi.
  • Tahapan kegiatan yang dilakukan selama pembangunan sistem informasi
  • Proses merencanakan, mengembangkan , dan mengimplementasikan sistem informasi dengan menggunakan metode , teknik , dan alat bantu pengembangan tertentu.

saya ingin berbagi pengalaman tentang pengalaman saya ketika saya pertama kali melakukan kegiatan dalam mengembangkan sistem informasi. saya pernah membuat jaringan untuk warnet.. nah di warnet itu ada 10 pc eh.. 11 deh dengan server. dimana saya berfikir " bagaimana caranya agar si pc user bisa terkontrol oleh si pc server? agar si user tidak bisa se-enaknya saja menggunakan pc itu untuk hal hal yg tidak di inginnkan " akhirnya setelah saya mencari solusi dari sini situ dan solusi yg lain lain termasuk dari internet, akhirnya saya menemukan agar si pc server di install aplikasi " billing ". mungkin ada yg bertanya tanya " apasih aplikasi billing itu? " saya akan sedikit jelaskan tapi pake bahasa saya sendiri nih.. semoga anda yg membaca mengerti ya heheh :D jadi sebenernya kalo dipahami dari artinya, arti billing itu adalah tagihan atau yg berhubungan dengan biaya deh. awal mulanya diciptakan aplikasi billing itu awalnya untuk memantau harga untuk si penyewa pc user tersebut. tapi seiring berkembangnya teknologi billing itupun bisa untuk memantau si pc user seperti: apa saja yg sedang user akses ( situs ), melihat waktu pemakain yg user sewa ( misalnya sisa waktu user tinggal 25menit lagi ), bisa mematikan pc user jika user membuka situ yg tidak pantas untuk dibuka, dll. intinya aplikasi billing ini sangat bermanfaat bagi si operator server untuk memantu si pc user. 

mungkin itu pengalaman yg bisa saya bagi kepada anda semoga bermanfaat :) 

Selasa, 02 Juli 2013

Reviem Web Youtube.com

tugas kali ini gue dan temen temen gue yg lain disuruh ngereview web yg sering gue buka.
nah ini nih web yg sering gue buka selain jejaring sosial dan berita:

kenapa gue sering buka web ini? karena hoby gue tuh nonton. dari mulai film, musik, ilmu pengetahuan, sampe film itu tuh tiiitttttttt *sensor* juga ada di web ini wkwkwkkwkw :D gausah pada ngeres otaknye!!! film lawas ko.. benyamin, warkop dki :p yee otaknye udah ngaco nih pasti :p

ya pokoknya ini web ngebantu banget deh buat hoby gue. :D udah ye segini aje gue ketak ketik di blognye. lagi ga enak body nih :D makasih nih udah mau baca :)

Minggu, 30 Juni 2013

Tugas Statistika ANOVA

Pusat riset otomotif  ingin mengetahui apakah dari  3 jenis sepeda motor yang diteliti  menempuh jarak yang berbeda untuk setiap 1 liter bensin yang dikonsumsi.   Secara random dipilih 5 sepeda motor untuk masing-masing jenis sepeda motor dan diperoleh data sebagaimana ditunjukkan pada Tabel 1.  Jika diuji pada tingkat signifikansi 5 %,  apakah terdapat perbedaan dari rata-rata jarak tempuh untuk setiap konsumsi 1 liter bensin?
Tabel 1.  Jarak yang ditempuh (km)  untuk  setiap liter bensin
Motor “ Awet”
Motor “Bagus”
Motor “Cihui”
35.6
33.6
43.0
40.2
30.4
40.5
33.3
35.3
43.4
31.7
29.3
35.6
37.2
35.0
33.0

 Jawaban :

X = rata-rata
X ”awet” = 35,6                 n=5       
X ”Bagus”= 32,72              n=5                               X “total“ = 35,807                      c =3
X ”Cihui” = 39,1                 n=5                                                                                  n=15

SSA = 5 (35,6-35,807)² + 5 (32,72-35,807)²+ 5 (39,1-35,807)² = 102,015
SSW = (35,6-35,6)² + (40,2-35,6)² +(33,3 -35,6)² +……+(33-39,1)² = 159,048

MSA = 102,0815 / (3-1) = 51,04075
MSW = 159,04 / (15-3) = 13,254

F = 51,04075 / 13,254 = 3,8509695
         

Regresi Linier

Analisis regresi linier sederhana adalah hubungan secara linear antara satu variabel independen (X) dengan variabel dependen (Y). Analisis ini untuk mengetahui arah hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen apakah positif atau negatif dan untuk memprediksi nilai dari variabel dependen apabila nilai variabel independen mengalami kenaikan atau penurunan.. Data yang digunakan biasanya berskala interval atau rasio.
Rumus regresi linear sederhana sebagi berikut:
Y’ = a + bX
Keterangan:
Y’ = Variabel dependen (nilai yang diprediksikan)
X   = Variabel independen
a    = Konstanta (nilai Y’ apabila X = 0)
         b    = Koefisien regresi (nilai peningkatan ataupun penurunan)

Contoh kasus:
Seorang peneliti tertarik untuk memprediksi laba 2 macam perusahaan (swasta asing dan swasta
nasional)
bila ditinjau dari besarnya biaya iklan yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk
membuat iklan mengenai produknya. (Untuk perusahaan swasta asing, laba yang diamati adalah laba
yang diperoleh dari hasil penjualan produknya di wilayah Indonesia saja.)
Data


Coefficients:
Estimate Std. Error t value Pr(>|t|)
(Intercept) 1.33326 0.50779 2.626 0.0116 *
iklan 0.43086 0.05588 7.710 6.92e­10 ***
tipe 2.66170 0.56258 4.731 2.07e­05 ***
­­­
Signif. codes: 0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1
Residual standard error: 1.754 on 47 degrees of freedom
Multiple R­Squared: 0.7591, Adjusted R­squared: 0.7488
F­statistic: 74.04 on 2 and 47 DF, p­value: 2.983e­15
Persamaan regresi yang didapat:
Laba = 1.33326 + 0.43086*iklan + 2.6617*tipe

Nampak bahwa koefisien b2 = 2.66170 signifikan secara statistika pada taraf nyata 1% dengan p­value
sebesar 2.07e­05.


Maka dapat disimpulkan bahwa laba perusahaan swasta asing yang melakukan pembiayaan iklan untuk
produknya berbeda secara nyata dengan perusahaan swasta nasional yang juga melakukan pembiayaan
untuk membuat iklan, yaitu rata­rata sebesar 2.66617 juta rupiah.
Misal, bila perusahaan swasta asing dan nasional sama­sama mengeluarkan biaya iklan sebesar 1 juta
rupiah, maka prediksi laba mereka adalah:
• Perusahaan swasta asing:
Laba = 1.33326 + 0.43086*1 + 2.6617*1 = 4.42582 juta rupiah.
• Perusahaan swasta nasional:
Laba = 1.33326 + 0.43086*1 + 2.6617*0 = 1.76412 juta rupiah.
Selisih laba mereka: 4.42582 – 1.76412 = 2.6617 juta rupiah.

sumber : * http://ineddeni.files.wordpress.com/2007/08/dummy_up1.pdf
                * http://duwiconsultant.blogspot.com/2011/11/analisis-regresi-linier-sederhana.html